Langsung ke konten utama

Separuh Hidup.

Judulnya sedikit lebay mungkin hihi. Ini tulisan pertama saya di bulan September 2013.
Selamat membaca :)
--
Separuh Hidup.
Ada 2 hal yang akan menemani kamu di separuh hidupmu, yaitu “pekerjaan dan pasangan hidup”.
Oleh sebab itu kamu harus memilih yang betul-betul bisa menemani mu. Bukan hanya sekedar karena kamu ingin ditemani tapi karena kamu butuh, kamu bahagia dan kamu sejalan.
Separuh hidup bukanlah waktu yang singkat. Waktu yang lama, jika panjang umur tentunya.
Jadi. Kamu tidak boleh asal memilih dan tidak boleh yang penting ada.
Karena kamu akan menghabiskan separuh hidupmu bersama pasangan hidupmu dan pekerjaanmu.
Pilihlah yang membuatmu merasa aman dan nyaman.
Aman dalam arti pekerjaan dan pasangan akan selalu ada untukmu karena kamu membutuhkannya dan mereka membutuhkanmu. Dan kamu tidak takut kehilangan keduanya, karena kamu yakin, kamu percaya selama kamu melakukan yang terbaik untuk pasangan dan pekerjaan mu, kedua hal tersebut tidak akan hilang kecuali karena kehendak Allah SWT.
Nyaman dalam arti kamu betah berada di tempatmu bekerja, betah ketika bersama pasanganmu. Kamu senang melakukan pekerjaanmu, dan kamu senang memiliki pasanganmu.
Jadi, sebelum memutuskan untuk memilih kamu harus menjalaninya dulu. Jika kamu sudah merasa aman dan nyaman setelah kamu jalani baru kamu bisa memilih dan separuh hidupmu akan bahagia J
Jika setelah menjalani kamu belum menemukan yang membuat kamu merasa aman dan nyaman, jangan melanjutkan kea rah yang lebih jauh. Hentikan dan cobalah lagi sampai kamu temukan yang membuat mu merasa aman dan nyaman.
Ingatlah satu hal lagi, jangan mencari yang sempurna. Karena itu tidak ada dan tidak akan pernah kau temukan. Carilah yang kamu sayangi menyayangimu, yang kamu butuhkan membutuhkanmu, yang kamu jaga menjagamu, yang kamu mau menginginkanmu, yang setia padamu kamupun juga setia padanya, yang kamu hargai menghargaimu, dan yang membuatmu merasa aman dan nyaman tentunya.

Sekian cerita dari saya. Wassalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakak baik.

Kakak. Hi kakak. Entahlah anda berusia brapa..setau sy anda lbh senior drpd sy. Makanya sy memanggil anda kakak. Apa yg kakak pikirkan tentang sy? Apa yg membuat kakak begitu baik ke sy? Apa yg membuat kakak begitu perhatian kpd sy? Apa yg membuat kakak begitu rela menunggu sy, org yg baru kakak kenal? Apa yg membuat kakak ingin berkorban hanya demi sy? Apakah kakak benar benar tulus? Apa yg kakak inginkan dr sy? Apa yg ingin kakak tanyakan kpd sy? Tanyakanlah kak. Sebisaku akan sy jwb. Kak. Sy hanyalah perempuan biasa. Tidak ada hal special di diri sy. Kecuali kakak menganggap dan merasa itu ada. Kak. Jujur saja sy begitu takut mencoba utk cinta lagi. Sy takut gagal dan sy takut patah hati. Kak. Maaf kak jujur sy belum mau ada yg menggantikan dia yg pergi. Sy biarkan tempat itu kosong. Kak. Jangan ambil tempat dia. Kakkkk...makasih banyak sudah mau memerhatikan sy. Sy jg tdk bs mengambil kesimpulan kakak menyukai sy. Sy tdk mau besar kepala. Tapi sy sgt berterima kasih...

Letter to My self.

dear me, I am sorry.... I'm sorry that you tried so desperately to fix others, when your own hands were shaking. I'm sorry that I didn't give enough time to heal, that I let you seal the wounds of everyone else whilst your own were bleeding. I'm sorry that there were days when smiling hurt but you forced yourself to laugh so that no one had to worry about you. I'm sorry that you gave all of your time and effort to people that didn't give same amount back. I'm sorry that there were nights when you cried yourself to sleep and no one bothered to understand why. And I am so sorry that I did not love you, like you deserved to be loved. :( -unknown-

tidak semua hal harus kamu jelaskan.

Assalamu alaikum wr wbr Hi, netizen yang budiman... Kali ini pengen sharing tentang apa itu "privacy". Privacy itu hal rahasia yang tidak harus kita jelaskan ke orang dan tidak perlu orang lain tahu. walaupun sedekat apapun kita dengan orang tersebut. Namun banyak yang salah memaknai ini. karena mereka pikir "dekat dengan kita" sudah jadi tidak ada sekat atau batas. padahal setiap orang punya privacy masing-masing. Hargai dan mengertilah itu. Sekiranya kamu pun punya privacy sendiri. Itu yg sangat ku sayangkan pada salah satu orang yang sudah lama ku kenal, ternyata lama itu tidak menjamin orang akan mengerti kita. Aku sama sekali tidak "KEPO" atau tidak mau tau segala hal apalagi yg privacy tentang hidupnya karena aku menghargainya. Berharap dia melakukan hal yang sama padaku, tapi ternyata tidak. Dia selalu ingin tahu dan aku merasa terganggu. Lalu ku gertaklah dia karena ku muak diperlakukan selalu harus cerita harus terbuka sama dia seda...